Bali Bird Park pada 2026: burung, jadwal pertunjukan, dan tips berkunjung

Bali Bird Park pada 2026: burung, jadwal pertunjukan, dan tips berkunjung

Bali Bird Park adalah taman burung besar di Batubulan, di antara Ubud dan Denpasar. Tempat ini bukan kawasan hutan liar, melainkan atraksi wisata dan edukasi yang dikelola dengan kandang, area walk-through, taman tropis, serta program konservasi. Karena itu, taman ini cocok untuk mengenal burung Indonesia dan berbagai wilayah dunia dalam satu kunjungan, tetapi tidak tepat jika digambarkan sebagai pengalaman mengamati semua burung di alam bebas.

Pertunjukan di Taman Burung
Pertunjukan di Taman Burung
1 / 3

Alamat resmi taman adalah Jl. Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan, Gianyar, Bali 80582. Bali Bird Park sering disebut berada dekat Ubud, tetapi secara administratif lokasinya berada di Gianyar. Waktu perjalanan dari Ubud maupun Bali selatan sangat dipengaruhi kemacetan. Periksa rute pada hari kunjungan dan sisakan waktu tambahan.

Pecuk ular
Pecuk ular
Bangau mahkota timur
Bangau mahkota timur
1 / 2

Apa yang ada di dalam taman

Halaman resmi taman saat ini menyebut lebih dari 1.300 burung dan 200 spesies, sedangkan Indonesia Travel menyebut lebih dari 1.000 burung dan 250 spesies. Angka tersebut sebaiknya dipahami sebagai gambaran skala koleksi, bukan daftar tetap: koleksi dapat berubah dan cara penghitungan bisa berbeda. Di area taman terdapat zona bertema, aviary besar, ruang yang bisa dimasuki pengunjung, koleksi tanaman, restoran, kafe, toko suvenir, dan teater 4D.

Makaw sayap hijau
Makaw sayap hijau
Nuri punggung putih (ya, namanya memang aneh untuk warna bulunya 😁)
Nuri punggung putih (ya, namanya memang aneh untuk warna bulunya 😁)
1 / 2

Pengunjung dapat menemukan burung beo, lori, merpati mahkota, pelikan, flamingo, bangau, burung hantu, dan burung pemangsa. Beberapa area menampilkan burung dari Papua, Australia, Amerika Selatan, dan wilayah lain. Tidak semua burung terbang bebas di jalur pengunjung. Sebagian berada di kandang, sementara sesi free-flight dilakukan sebagai program yang diawasi staf. Burung bisa sedang beristirahat atau tidak terlihat, jadi rencanakan jalan-jalan santai dan jangan menggantungkan seluruh kunjungan pada satu spesies.

Kakatua
Kakatua

Jalak Bali dan konservasi

Salah satu satwa terpenting di sini adalah jalak Bali, yang juga disebut Bali myna (Leucopsar rothschildi). Burung ini endemik Bali, dengan bulu putih, ujung sayap dan ekor berwarna hitam, kulit biru di sekitar mata, serta jambul. Spesies ini terancam punah dan habitat alaminya terutama berkaitan dengan Bali bagian barat dan Taman Nasional Bali Barat. Otoritas konservasi Indonesia menjelaskan bahwa perlindungan habitat, penangkaran, dan pelepasliaran menjadi bagian dari upaya penyelamatannya.

Jalak Bali
Jalak Bali

Melihat jalak Bali dalam koleksi yang dikelola bukan hanya kesempatan untuk mengambil foto. Pengunjung juga bisa memahami bagaimana hilangnya habitat, penangkapan ilegal, dan wilayah sebaran yang terbatas mengancam spesies endemik pulau. Artikel lama sering mengulang angka populasi liar tanpa sumber pemantauan terbaru; angka seperti itu tidak seharusnya dianggap sebagai fakta yang selalu berlaku. Jangan mengetuk kandang, mencoba memancing burung agar mendekat, atau menggunakan lampu kilat di area yang melarangnya.

Burung yang menarik untuk diamati

Burung eklektus dikenal karena perbedaan warna jantan dan betina: jantan biasanya hijau, sedangkan betina merah dan biru. Ini adalah contoh dimorfisme seksual, bukan alasan untuk memberikan sifat manusia kepada burung. Lori, makaw, dan kakaktua juga menarik. Warna cerah atau perilaku tenang tidak berarti burung boleh disentuh. Interaksi jarak dekat hanya boleh dilakukan dalam program tertentu yang diawasi staf.

Nuri eklektus
Nuri eklektus

Rangkong mudah dikenali dari paruh besar dan casque di atas paruhnya. Klaim lama tentang jarak pasti terdengarnya suara rangkong bergantung pada jenis, medan, dan cuaca, sehingga tidak tepat dianggap sebagai fakta universal. Rangkong membantu menyebarkan biji dan banyak jenisnya bergantung pada hutan tua serta lubang pohon untuk bersarang. Burung ini menjadi contoh yang baik untuk menjelaskan kepada anak-anak mengapa pohon besar penting bagi ekosistem.

Rangkong Sulawesi
Rangkong Sulawesi

Merpati mahkota berasal dari Papua dan ukurannya jauh lebih besar daripada merpati kota biasa. Jambulnya yang halus sebaiknya diamati dari jarak yang aman. Flamingo dan pelikan juga menjadi pemberhentian populer. Staf dapat mengadakan sesi pemberian makan, tetapi pengunjung tidak boleh melemparkan makanan sendiri atau memberi makan satwa di luar program. Jenis makanan dan waktunya diatur untuk menjaga kesehatan burung.

Merpati mahkota
Merpati mahkota
1 / 2

Apa arti “burung paling berbahaya”

Kasuari memang harus dihormati. Burung ini termasuk burung hidup terbesar dan memiliki cakar bagian dalam yang panjang pada setiap kakinya. Jika merasa terancam, kasuari dapat menyebabkan luka serius. Karena itu, ikuti jarak aman, pembatas, dan instruksi staf. Namun, tidak tepat menyebut semua kasuari agresif atau mengatakan bahwa mereka berburu manusia. Risiko meningkat ketika seseorang mendekat, memberi makan, menyudutkan burung, atau mengganggu wilayah dan anaknya.

Flamingo
Flamingo
Pelikan
Pelikan
1 / 2

Jadwal taman saat ini mencantumkan Basic Instinct Eagle & Owl Free Flight Encounter, yaitu demonstrasi terbangnya elang dan burung hantu dengan pengawasan pelatih. Ini adalah kegiatan edukasi, bukan ajakan untuk meniru perilaku satwa. Jangan melewati pembatas, memanggil burung, atau menggunakan lampu kilat yang kuat. Jadwal dapat berubah karena cuaca, kesejahteraan satwa, atau operasional taman.

Kasuari - burung paling berbahaya di dunia
Kasuari - burung paling berbahaya di dunia
1 / 3

Cenderawasih dan legenda lama

Burung cenderawasih terutama berasal dari Papua dan wilayah sekitarnya. Bulu kawinnya merupakan salah satu contoh paling spektakuler dari evolusi di daerah tropis. Koleksi Eropa pada masa lalu melahirkan legenda bahwa burung ini terlahir tanpa kaki dan selalu hidup di langit. Cerita tersebut berkaitan dengan spesimen perdagangan yang kakinya dihilangkan saat diawetkan. Kisah ini sebaiknya dijelaskan sebagai contoh eksploitasi dan salah pemahaman, bukan sebagai tradisi romantis. Burung hidup bukanlah properti eksotis.

Cenderawasih
Cenderawasih

Komodo dan satwa lainnya

Bali Bird Park bukan hanya tempat untuk burung. Informasi resmi juga menyebut program pengembangbiakan komodo. Komodo adalah kadal terbesar yang masih hidup dan endemik di beberapa pulau Indonesia, termasuk Komodo. Satwa ini merupakan predator kuat, tetapi tulisan wisata lama sering mengubah gigitannya menjadi cerita yang terlalu disederhanakan. Amati komodo hanya dari balik batas yang disediakan dan jangan mencoba menarik perhatiannya.

Komodo
Komodo

Jam buka, pertunjukan, dan tiket pada 2026

FAQ taman menyebut Bali Bird Park buka setiap hari pukul 09.00–17.30. Tabel kegiatan terpisah menampilkan aktivitas mulai pukul 09.00 sampai 17.00. Contohnya adalah pemberian makan parkit pukul 10.00, Bali Rainforest Free Flight pukul 11.00 dan 16.00, Eagle & Owl Free Flight pukul 11.30 dan 15.00, serta beberapa pertemuan dan parade lain. The Komodo Experience tercantum pada Sabtu pukul 11.00 dan Selasa pukul 14.00. Periksa jadwal resmi pada hari kunjungan karena program dapat berubah.

Saya tidak mencantumkan harga tetap dalam rupiah karena situs pemesanan resmi menampilkan tarif, paket, dan ketentuan terbaru sesuai tanggal. FAQ taman menyatakan tiket masuk biasa mencakup kegiatan tanpa biaya tambahan, tetapi periksa isi paket yang dipilih saat memesan. Pastikan juga kategori usia anak, metode pembayaran, ketentuan pembatalan, dan batasan lainnya.

Tips praktis

Sediakan setidaknya dua atau tiga jam, atau lebih jika ingin berkunjung bersama keluarga tanpa terburu-buru. Gunakan sepatu nyaman, bawa air minum, dan lindungi diri dari matahari. Jelaskan tiga aturan kepada anak-anak: jangan memberi makan burung sendiri, jangan memasukkan tangan ke kandang, dan ikuti staf saat sesi free-flight. Lensa zoom sedang lebih berguna daripada lampu kilat. Jika menggunakan kursi roda atau kereta bayi, tanyakan kondisi rute dan fasilitas terkini sebelum membeli tiket.

Bali Bird Park layak dikunjungi bukan karena slogan “burung paling berbahaya di dunia”, melainkan karena keragaman spesies, pengamatan yang menghormati satwa, dan kesempatan belajar tentang konservasi. Gabungkan jalan santai dengan satu atau dua kegiatan sesuai jadwal, dan terimalah bahwa burung langka bisa saja bersembunyi pada hari kunjungan.

Sumber: informasi resmi Bali Bird Park; jadwal kegiatan resmi; FAQ taman; tiket resmi; Indonesia Travel; otoritas konservasi Indonesia tentang jalak Bali.

Iklan

Semua iklan

Komune Beach Club

Beach club di Keramas Surf Break dengan day pass, kolam tepi laut, makanan, minuman, Wi-Fi, dan area keluarga.

Kelas Perak Bali Silver Class di Krisna Yuna Gallery

Rancang dan buat perhiasan perak dengan tangan bersama pengrajin lokal. Paket yang tercantum mencakup hingga 5 g perak, satu desain, dan minuman selamat datang.

Goa Gajah

Jelajahi gua batu, pintu berukir, kolam pemandian, dan kawasan suci di Bedulu, Gianyar.

Air Terjun Tegenungan

Air Terjun Tegenungan berada di Desa Kemenuh, Bali. Tarif yang tercantum: IDR 30.000 untuk dewasa usia 10 tahun ke atas dan IDR 15.000 untuk anak usia 5–9 tahun; buka setiap hari pukul 06.30–18.30 WITA.